BAURAN PROMOSI
BAURAN
PROMOSI
1.
Konsep Inti Pemasaran
Promosi
merupakan suatu kegiatan memberitahukan atau menawarkan berbagai macam barang
ataupun jasa, dimana kegiatan ini bertujuan untuk menarik perhatian seseorang.
Didukung dengan pendapat Gitosudarmo (2000: 237) yang menyatakan bahwa pengertian bauran promosi adalah kegiatan
yang ditujuakan untuk mempengaruhi konsumen agar mereka dapat mengenal produk
yang ditawarkan oleh perusahaan dan kemudian mereka menjadi senang untuk
membeli produk tersebut. Promosi ini bertujuan untuk membantu para produsen
menaikkan penjualan. Sehingga nantinya pendapatan yang diterima juga semakin
meningkat. Tujuan lainnya yaitu mendapat pelanggan baru, menjaga kestabilan
penjualan, mengunggulkan produk serta membentuk citra produk dimata konsumen.
2.
Bentuk-bentuk promosi
Dalam
melakukan promosi memiliki beberapa bentuk yaitu:
a. Periklanan
merupakan promosi yang menggunakan bantuan berbagai macam media baik itu online
maupun media cetak dengan tujuan untuk menumbuhkan minat pembelian konsumen. Sifat
dari periklanan tersebut antara lain:
·
Suatu bentuk komunikasi yang
berbayar.
·
Nonpersonal komunikasi.
·
Menggunakan media massa
sebagai massifikasi pesan.
·
Menggunakan sponsor yang
teridentifikasi.
·
Bersifat mempersuasi
khalayak.
·
Bertujuan untuk meraih audiens
sebanyak-banyaknya.
b. Penjualan tatap muka dimana
promosi ini dilakukan secara personal melalui lisan dengan bercakap langsung
dengan target konsumen. Penjualan tatap muka adalah
kegiatan mempromosikan suatu produk dengan cara mendatangi ke tempat konsumen
berada, oleh seorang wiraniaga/salesperson.
c. Publisitas merupakan suatu bentuk promosi yang kegiatannya
mengulan mengenai pelayanan atau kesatuan usahanya. Publisitas
adalah penempatan berupa artikel, tulisan, foto, atau tayangan visual
yang sarat nilai berita baik karena luar biasa, penting, atau mengandung
unsur-unsur emosional, kemanusiaan, dan humor) secara gratis dan bertujuan
untuk memusatkan perhatian terhadap suatu tempat, orang, orang, atau suatu
institusi yang biasanya dilakukan melalui penerbitan umum.
d. Promosi
penjualan merupakan kegiatan promosi yang dilakukan tindakan persuasive secara
langsung, menawarkan barang ataupun jasa kepada konsumen. Pada intinya kegiatan promosi bermanfaat, untuk
membujuk calon pembeli agar membeli produk atau jasa yang kita tawarkan.
Biasanya pada kegiatan semacam ini sales akan memberikan hadiah-hadiah menarik
untuk menarik calon konsumen.
3.
Pemilihan Media Iklan
Dalam
melakukan promosi melalui periklanan makan harus memperhatikan beberapa factor
dimana factor-faktor tersebut antara lain:
-
Menentukan besaran dana yang dimiliki karena
jika dana yang sedikit maka cukup melakukan promosi lewat media social atau
Koran tetapi jika dan cukup banyak maka bisa lewat media elektronik.
-
Menentukan segmen pasar yang melihat kemana
iklan kita nantinya akan ditunjuhkan, jangan sampai salah sasaran sehingga
iklan tersebut tidak bisa membuat konsumen tertarik dengan produk kita.
-
Menentukan materi iklan yang berisi tentang
gambaran produk kita
-
Menentukan media yang digunakan jika
elektronik bisa TV atau radio dan jika cetak bisa Koran maupun majalah
4.
Factor-faktor yang mempengaruhi bentuk
promosi
Factor-faktor
yang mempengaruhi bentuk promosi antara lain:
-
Tujuan promosi
-
Jenis produk
-
Infrastruktur dan sumberdaya dari perusahaan
-
Siklus hidup
produk
-
Infrastruktur distribusi
-
Ukuran pasar
-
Strategi penetapan harga
5.
Strategi promosi dengan melihat siklus hidup
produk
Tahapan
dalam promosi jika dilihat dari siklus hidup produk diantaranya:
a. Tahap Perkenalan
Tahap perkenalan merupakan peluncuran produk
baru dimana pada tahap ini produsen menentukan harga, promosi,
distribusi, dan mutu produk. Promosi yang dilakukan pada tahap ini
antara lain:
-
Strategi peluncuran cepat
-
Strategi peluncuran lambat
-
Strategi penetrasi cepat
-
Strategi penetrasi lambat
b. Tahap
pertumbuhan
Pada tahap ini penjualan produk atau jasa semakin meningkat
tetapi Pesaing baru mulai memasuki pasar, harga bertahan atau
sedikit turun, dan laba meningkat. Strategi promosi yang digunakan pada
tahap ini adalah;
-
Meningkatkan
kualitas produk, menambah ciri-ciri atau fitur-fitur produk, serta memperbaiki
modelnya.
-
Menambah
model baru dan produk penyerta (misal: produk dengan ukuran berbeda, rasa, dan
sebagainya untuk melindungi produk utama).
-
Memasuki
segmen pasar baru.
-
Meningkatkan
cakupan dan memasuki saluran distribusi baru.
-
Beralih
dari iklan yang membuat orang menyadari produk (product-awareness advertising)
ke iklan yang membuat orang memilih produk tertentu (product-preference
advertising).
-
Menurunkan
harga untuk menarik lapisan berikutnya yang sensitif terhadap harga.
c.
Tahap kedewasaan
Tahap ini yaitu ingkat pertumbuhan penjualan produk akan
menurun dan produk akan memasuki tahap kedewasaan relatif. Tahap ini biasanya
berlangsung lebih lama dari tahap sebelumnya dan merupakan tantangan berat bagi
manajer pemasaran. Strategi proosi yang biasanya digunakan yaitu:
-
Modifikasi pasar
(market modification), dengan konsep menarik perhatian orang yang bukan
pemakai, memasuki segmen pasar baru, dan merebut pelanggan pesaing.
-
Modifikasi produk
(product modification), meningkatkan volume penjualan dengan cara memodifikasi
karakteristik produk melalui peningkatan mutu produk, peningkatan ciri-ciri,
atau fitur-fitur produk, dan peningkatan model produk.
-
Modifikasi bauran
pasar (marketing program modification), dengan diskon harga, distribusi, iklan,
sales, personil penjualan (personal selling), dan pelayanan (services).
d.
Tahap penurunan
Tahap ini yaitu ketika penjualan sudah mengalami penurunan. Dimana
penurunan tersebut bisa cepat atau lambat, karena alasan
teknologi, pergeseran selera konsumen, dan meningkatnya persaingan.
Mempertahankan produk adalah beban bagi perusahaan maupun karyawan. Cara
yang dapat digunakan dalam promosi tahap ini yaitu:
-
Meningkatkan investasi
perusahaan untuk mendominasi atau memperkuat posisi pasar.
-
Mempertahankan level
investasi sampai ketidakpastian industri itu terselesaikan.
-
Mengurangi investasi
secara selektif dengan melepas pelanggan yang tidak menguntungkan.
-
Menuai investasi untuk
memulihkan kas secepatnya.
-
Melepas usaha secepat
mungkin dengan menjual asetnya.
Post a Comment