PERILAKU KONSUMEN DAN KEPUASAN KONSUMEN
A. Perilaku Konsumen
Perilaku konsumen merupakan suatu
keputusan atau preferensi konsumen dalam memilih suatu produk atau jasa
berdasarkan keinginannya terhadap karateristik suatu produk. Perilaku konsumen
didasarkan pada penilaian konsumen terhadap spesifikasi produk yang meliputi
kualitas, ukuran serta harga dari barang atau jasa tersebut. Seperti halnya
ketika seseorang ingin membeli mangga, maka orang tersebut akan memilih jenis
mangga, tingkat kematangan serta ukuran. Maka dari itu produsen/penjual
dituntut supaya bisa mengetahui serta memahami apa yang diinginkan oleh calon
konsumen yang ditujuh.
Menurut Hawkins, Best Coney (2007) merupakan
suatu studi tentang bagaimana individu, kelompok maupun organisasi dalam
melakukan prose pemilihan, pengamanan, menggunakan, dan juga penghentian suatu
produk, jasa, pengalaman untuk memuaskan kebutuhannya terhadap konsumen dan
masyarakat.
B. Manfaat Mempelajari Perilaku konsumen
Semakin terbukanya pintu pasar
internasional maka akan berdampak kepada semakin ketatnya persaingan yang ada
di pasar indonesia. Persaingan tersebut tidak hanya dengan pedagang lokal,
tidak hanya dengan produk-produk lokal tetapi juga dengan produk impor yang
didatangkan dari luar negeri. Maka dari itu mempelajari perilaku konsumen
sangat penting dilakukan ketika seseorang ingin memulai suatu usaha. Dengan mengetahui
karateristik serta keinginan konsumen maka produk yang dijual sesuai dengan apa
yang diharapkan serta mampu untuk bersaing dengan produk-produk lainnya. Perilaku
konsumen ini nantinya akan berhubungan dengan penyusunan strategi dalam
mendapatkan hati konsumen. Melalui pemahaman terhadap psikografi calon konsumen
maka dapat diketahui strategi promosi yang tepat.
C. Perilaku Konsumen dan Ilmu lain
Perilaku konsumen tidak hanya
mempelajari karateristik suatu produk. Diperlukan suatu ilmu yang bisa
mengetahui keinginan-keinginan dari konsumen, agar nantinya produk tersebut
bisa diterima dengan baik. Ilmu tersebut antara lain sosiologi, dimana ilmu
sosiologi ini dapat digunakan untuk mengetahui karateristik calon konsumen dan
mempengaruhi pembelian memlalui struktur sosial, kelas sosial, lingkungan
keluarga, etnis, gender serta gaya hidup individu maupun kelompok. Selain itu
terdapat juga ilmu antropologi yang mempelajari fenomena-fenomena yang ada di
masyarakat seperti ritual, mitos, simbol, dan apek budaya lainnya.
Dengan mempelajari ilmu tersebut maka
produsen/pemasar bisa mengetahui apakah produknya ini bisa diterima atau tidak
didaerah konsumen yang akan ditujuh. Seperti halnya di beberapa desa yang ada
di Kabupaten Lamongan, terdapat kepercayaan dimana warganya tidak boleh memakan
daging/olahan ikan lele. Maka jangan sampai memasarkan atau menawarkan produk
olahan lele ke desa tersebut,
D. Konsumen Menurut Tujuan Pembeliannya
Menurut tujuan pembeliannya konsumen
dibedakan menjadi dua, Yaitu:
-Konsumen akhir yaitu suatu individu
maupun rumah tangga yang membeli barang serta jasa dengan tujuan untuk konsumsi
pribadi.
-konsumen organisasional yaitu konsumen
yang terdiri dari organisasi, maupun industri dengan tujuan barang tersebut nantinya
akan diolah atau dijual lagi.
E. Peran Dalam Proses Pengambilan Keputusan Serta Pembelian Barang Dan Jasa
-Pemrakkarsa (inisiator)
-Pembawa pengaruh (influencer)
-Pengambil keputusan (Decider)
-Pembeli (buyer)
-Pemakai (User)
F. Proses Pengambilan Keputusan
-Mengenali Kebutuhan : tahap ini yaitu
ketika seorang konsumen merasakan bahwa dirinya memerlukan atau membutuhkan
sesuatu untuk memenuhi yang ada dalam dirinya.
-Mencari Informasi : setelah
mengetahui apa yang dibutuhkan maka calon konsumen akan mencari informasi
tentang apa yang harus dilakukan agar kebutuhan tersebut dapat terpenuhi.
-Mengevaluasi Alternatif : setelah
mendapatkan berbagai macam informasi maka calon konsumen tersebut memilih dan
memilah serta mempertimbangkan dalam mengambil keputusan untuk pembelian suatu
produk.
G. Kepuasan Konsumen
Kepuasan konsumen merupakan penilaian
konsumen atas barang atau jasa yang telah digunakan serta membandingkan apakah
produk tersebut sesuai dengan yang diharapkan dan dipikirkan oleh seorang
konsumen. Menurut pendapat Umar (2005:65) kepuasan konsumen yaitu tingkat
perasaan konsumen setelah membandingkan apa yang dipikirkan sebelumnya dengan
apa yang dinikmati. Ketika konsumen merasa puas maka orang tersebut akan
kembali untuk menikmati produk tersebut akan menjadi pelanggan serta mempromosikan
produk tersebut.
H. Jenis Kepuasan Konsumen
-Kepuasan Fungsional yaitu kepuasan
yang didapatkan setelah memakai produk tersebut yang bersifat fungsi atas
barang yang dipakai. Misalnya setelah mengkonsumsi makanan maka perut akan
merasa kenyang.
-Kepuasan Psikologi yaitu kepuasan
yang tidak dapat diwujudkan dalam artian kepuasan tersebut akan bergantung
kepada setiap individu. Misalnya ketika seseorang berhasil atau mampu membeli
produk ditempat yang terkenal maka ada rasa bangga atau kepuasan tersendiri
pada orang tersebut.
I. Faktor yang harus diperhatiakan untuk menentukan tingkat kepuasan konsumen
-kualitas produk
-kualitas pelayanan
-emosional
-harga
-biaya
Post a Comment